Dec 8, 2012

Pembuatan Miniatur Airbus A330-300 – Part 1

Setelah sebelumnya selesai membuat miniatur F22 Raptor, sekarang saya mencoba membuat miniatur pesawat komersil. Ada beberapa pilihan jenis pesawat komersil yang ingin saya buat, dan setelah searching di internet saya memutuskan membuat jenis pesawat Airbus A330-300 ini, dengan beberapa alasan.

Perbandingan bagian perut bawah A330 dan A300
Jenis pesawat ini memiliki bagian tambahan di bagian bawah perut dan tampak jadi lebih menarik plus jadi tantangan untuk bisa membuat bagian tersebut semirip mungkin, beda dengan type A300 yang sayapnya seolah-olah hanya menempel begitu saja di bagian samping pesawat. Selain itu type ini juga terlihat cukup panjang untuk pesawat komersial, serta memiliki lekukan tambahan di ujung sayap utama. So, atas pertimbangan itu saya mulai mencari blue print pesawat tersebut, dan saya dapatkan langsung di situs resmi Airbus.

Blue Print Airbus A330-300 yang didapat langsung dari situs resmi Airbus

Langkah pertama saya harus mencari kayu dengan lebar sekitar 5 cm dan panjang 50 cm. Jenis kayu nya saya tak tau apa namanya, tapi tak terlalu lembek dan tak terlalu keras hingga mudah untuk dikikir dan dihampelas. Selanjutnya blue print yang sudah saya print dan saya gunting saya tempelkan di kayu tersebut sebagai acuan hingga saya bisa mendapatkan posisi potongan dan lekukan yang sesuai.

Potongan kasar dibuat menggunakan gergaji pada bagian monong dan sayap pesawat serta ke empat pojok kayu hingga kayu berbentuk mirip tabung. Setelah digergaji lalu dikikir dengan kikir kayu yang kasar hingga bisa memakan kayu lebih cepat, baru kemudian dikikir dengan kikir yang lebih halus. Setelah bentuk yang diinginkan tercapai baru kemudian kita haluskan dengan ampelas.

Bahan baku kayu
Bahan kayu yang telah dibentuk kasar pada beberapa bagian

Bentuk dasar kemudian dihaluskan dengan kikir kayu

Pembuatan bagian bawah perut tempat sayap utama memerlukan perhatian khusus hingga bisa membentuk seperti aslinya. Bagian ini membutuhkan dempul dan pengampelasan berulang-ulang hingga akhirnya kita bisa yakin bentuknya telah sesuai. Setelah selesai bagian tersebut selanjutnya adalah pemasangan sayap utama. Sayap ini saya buat dari kayu yang tipis, dan dibentuk berdasarkan print yang sudah disiapkan sebelumnya.

dihaluskan lagi dengan amplas kasar sampai amplas halus, lalu proses penempelan sayap menggunakan lem kayu Fox

Pangkal sayap ditempelkan dengan menggunakan lem kayu merk Fox ( kemasan plastik warna biru ) dan diposisikan seperti kondisi aslinya. Gunakan penahan untuk menahan posisi tersebut dan biarkan kurang lebih satu malam hingga lem kering dan cukup kuat. Setelah lem kering, tambahkan dempul ke seluruh bagian sayap dan tambahkan lebih banyak di bagian pangkal hingga lebih tebal dibanding bagian lainnya.

Sayap utama yang telah ditempelkan, dilapisi dengan dempul San Polac lalu diamplas. Lakukan berulang-ulang sampai halus dan mendapatkan bentuk yang diinginkan.

Tambahkan dempul untuk meratakan seluruh bagian saya dan haluskan dengan kikir dan amplas. Lakukan berulang-ulang hingga didapat hasil yang kita inginkan.

Sementara sampai sini dulu proses pembuatan A330-300 ini, berikutnya akan dilanjutkan dengan proses pemasangan sayap belakang dan pembuatan mesin.
Reactions:
Categories:

0 comments:

Post a Comment