Dec 4, 2012

Membuat Miniatur F22 Raptor - Part 4

Melanjutkan proses pembuatan model pesawat F22 Raptor, setelah sebelumnya telah melalui tahap pelapisan cat primer untuk memulai proses molding. Proses ini adalah proses pembuatan cetakan dengan bahan Silicone Rubber dari master model pesawat yang sudah ada, agar dengan cetakan ini nantinya bisa dibuat pesawat F22 lainnya yang dibuat dengan bahan Resin atau fiberglass.
 
Persiapan membuat molding Raptor
Penggunaan lilin mainan sebagai penutup bagian bawah model

Bagian bawah model yang sudah tertutup dengan rapi. Jangan lupa membuat lubang pengunci agar molding yang terdiri dari dua bagian tidik bergeser dalam tahap pencetakan nantinya.

Sebelum memulai proses ini, saya menghabiskan berjam-jam dan berhari-hari dalam kesunyian malam untuk browsing dan googling mencari tutorial pembuatan model dengan fiberglass. Banyak video di youtube yang mengajarkan tata cara proses fiberglassing ini, dan juga artikel serta tulisan di website – baik dalam bahasa Indonesia atau pun bahasa Inggris – yang mengulas pembuatan kerajinan tangan dengan resin atau fiberglass. Dan di sebuah situs saya membaca tulisan, bahwa membuat prakarya dengan resin itu mudah… dengan catatan kalau kita sudah melakukan praktek dan latihan berbulan-bulan! Awalnya saya pikir itu hanya untuk melucu, tapi akhirnya dengan getir saya menyadari hal itu memang begitu adanya.

Silicon Rubber yang belum dicampur dengan pengeras

Sebetulnya, mudah atau tidaknya tergantung dari obyek yang akan kita buat. Dalam kasus ini, bentuk model pesawat F22 dan ukurannya yang tak bisa dibilang kecil untuk pembuatan molding dengan silicone, membuat saya mengalami banyak kesulitan untuk menggandakannya dengan bahan fiberglass. Dan dalam tulisan ini, tak ada cerita sukses pembuatan model pesawat  dari fiberglass yang bisa saya suguhkan. Sampai tulisan ini dibuat, proses trial dan error masih berlangsung. Namun setidaknya, kegagalan-kegagalan tersebut bisa Anda pelajari agar bisa dihindari. Dan kalau kebetulan Anda punya cerita sukses tentang fiberglassing, mungkin mau berbaik hati untuk berbagi pengalaman.

Silicone Rubber dan campurannya

Oke, mari kita mulai saja proses yang telah saya alamai dan saya jalankan sampai sejauh ini.
Cetakan yang akan saya buat disini adalah cetakan dari silicone rubber yang terdiri dari dua bagian.
Model yang telah ada kita siapkan agar bisa dituangkan silicone di atasnya. Caranya adalah dengan meletakkan benda penyangga disekeliling obyek tersebut agar cairan silicone tak tumpah. Disini saya menggunakan potongan multiplek yang ditempelkan dengan sekrup pada sisi-sisinya agar mudah dibuka nantinya. Untuk ukuran model yang kecil, banyak orang menggunakan lego sebagai obyek pembatas tersebut.

Bagian bawah model telah selesai dibuat moldingnya. Sekarang proses pembuatan molding bagian atas.

Setelah penyangga selesai disiapkan, obyek kita letakkan di dalamnya. Dalam meletakkan obyek, yang harus dipikirkan adalah dari bagian mana resin atau fiberglass akan dimasukkan ke dalam nantinya. Dan untuk meletakkan obyek tersebut, kita membutuhkan lilin mainan untuk menutup sebagian dari obyek yang ada dibawahnya agar tidak dimasuki oleh silicone.

Pembuatan molding bagian atas

Disini, model pesawat yang akan saya buat cetakannya adalah bagian bawahnya terlebih dahulu, itu berarti bagian atas pesawat tersebut yang harus kita letakkan di bagian bawah, alias kita posisikan terbalik. Di bagian atas pesawat terdapat sayap belakang yang cukup tinggi, jadi untuk memposisikannya saya butuh beberapa buah lego untuk mengganjalnya agar posisi pesawat bisa lurus. Dan untuk mengurangi penggunaan lilin, maka bagian bawah pesawat saya ganjal dengan lego hingga cukup padat, dan baru di atas lego tersebutlah saya tutupi dengan lilin mainan.

Penempatan lilin mainan membutuhkan keterampilan tersendiri agar bisa dibuat serata mungkin, dan bagian yang menempel langsung pada obyek harus dibuat serapi mungkin jangan sampai ada celah yang bisa membuat silicone masuk melaluinya. Setelah pemasangan lilin selesai, buat beberapa lubang untuk mengunci posisi molding agar tidak bergeser nantinya, dengan cara menekan dengan pinsil atau benda tumpul lainnya di beberapa bagian.
Reactions:
Categories:

0 comments:

Post a Comment





Saya Veetra, pekerja paruh waktu, atau freelancer istilah kerennya. Menggantungkan hidup dari membuat ilustrasi, animasi 3D, mengajar dan internet marketing juga. Tak punya catatan bagus dibidang edukasi, tapi bersyukur bisa bertahan hidup meski tanpa gelar. Berharap bisa jadi full Netpreneur nantinya biar tak harus bergumul di macetnya jalanan Jakarta.
Tanpa bermaksud menggurui, saya ingin berbagi hasil prakarya dan utak-atik saya siapa tahu bisa bermanfaat. Sebagian besar merupakan hasil eksperimen saya sendiri, dan jauh dari sempurna. Saya bisa bertahan hidup dengan beberapa keterampilan tersebut, saya harap Anda juga. Ini kota besar, kehidupan keras, sekolah mahal. Berbagi ilmu di internet untuk saling peduli.