Jul 28, 2015

Memulai Karier Sebagai Visualizer / Storyboard Artist - Part 2


Ada dua pilihan untuk menjadi seorang storyboard artist, yaitu in-house  storyboard artist atau freelance storyboard artist. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan tentunya. Untuk yang in-house atau kerja tetap, keuntungannya gak perlu pusing nyari kerjaan atau klien. Ada kerjaan atau gak ada kerjaan, tiap bulan sudah pasti punya penghasilan. Gak enaknya, kalau load kerjaan lagi banyak, ya resiko bisa lembur berhari-hari tapi penghasilan yang diterima ya tetap segitu aja.



Untuk jadi seorang storyboard artist bisa dimulai dengan kerja pada advertising agency
 Sebaliknya untuk yang freelance, penghasilan yang kita dapatkan sesuai dengan pekerjaan yang kita lakukan. Kalau mau dapat uang banyak, sikat saja job sana sini, dengan catatan kalau emang lagi banyak tawaran job. Selama bisa bagi waktu dan tidak ada job yang terbengkalai, gak masalah. Tapi ingat tetap jaga kesehatan nomor satu. Gak enaknya jadi freelancer, ya kalau kerjaan sepi penghasilan juga minim, harus pontang-panting cari job dan cari-cari lagi client baru.

Nah, untuk memulai jadi storyboard artist sebaiknya kerja in-house dulu di kantor-kantor advertising agency atau production house yang memproduksi film iklan. Di sana kita bisa banyak belajar, sambil berproses sedikit demi sedikit membangun networking hingga pada saatnya nanti setelah pede untuk in-house, gak akan kebingungan nyari jobnya.
Reactions:
Categories:

0 comments:

Post a Comment